Ada Asuransi dalam KPR, Apa Manfaatnya?

Ada Asuransi dalam KPR, Apa Manfaatnya?

Anda harus tahu, tak ada yang bisa menjamin apa yang akan terjadi esok hari. Kalimat ini bisa menggambarkan seperti apa pentingnya sebuah asuransi itu. Ketika Anda mengambil KPR untuk rumah pun, asuransi ini ada untuk melindungi Anda dalam wujudkan rumah imajinasimu. Apa manfaat asuransi yang menempel pada KPR?

Untuk Apa Menggunakan Asuransi?

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Anda tak akan pernah tahu apa yang bisa menimpa Anda ke depannya. Nah, asuransi ini adalah salah satu antisipasi hal yang tak diinginkan tersebut. KPR sendiri, adalah pinjaman yang harus dibayarkan dengan tenor yang cukup panjang.

Jika terjadi sesuatu yang buruk atau ada kemungkinan Anda tak akan bisa melunasi cicilan KPR yang sudah ditetapkan, di sinilah peran asuransi itu berada. Anda bisa bebas dari tagihan debt collector karena susah bayar dan lainnya karena asuransi meng-cover banyak hal. Namun, tentu saja untuk dapat itu semua Anda harus membayar preminya juga.

Apa Jenis Asuransi yang Bisa Digunakan dalam Pengambilan KPR?

  1. Asuransi Jiwa

Salah satu jenis asuransi yang biasanya menempel dan sangat dianjurkan diambil ketika Anda mengambil KPR adalah asuransi jiwa. Asuransi jiwa ini bisa memberikan perlindungan jika si peminjam meninggal dunia sebelum bisa melunasi sisa cicilan KPR yang ia ambil. Anda pasti tahu, utang dari KPR ini adalah hal yang akan diwariskan pada ahli waris, kan?

Jika si peminjam meninggal dunia, maka ahli waris yang punya kewajiban membayar cicilan KPR. Namun, jika Anda memiliki asuransi jiwa, maka pihak asuransilah yang akan melunasi sisa cicilan utang KPR secara keseluruhan. Hal ini tentunya akan sangat meringankan beban keluarga atau ahli waris yang ditinggalkan.

Ketika mengambil asuransi jiwa bersamaan dengan mengambil kredit rumah mudah dengan KPR, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Pertama adalah syarat dan ketentuan serta besaran premi yang ditetapkan. Selain itu, ada baiknya Anda juga mengambil jenis asuransi yang memang dibutuhkan, bukan hanya sekadar murah saja.

Selain itu, Anda juga bisa memilih pilihan penanggungan yang digunakan. Biasanya, ada dua pilihan yang disediakan. First to die yang menyatakan pihak asuransi akan melunasi utang KPR jika si peminjam meninggal dunia atau the last survicor yang menyatakan pasangan peminjam meninggal dunia maka pihak asuransi yang menanggungnya.

Hal ini benar-benar harus Anda perhatikan baik-baik agar menemukan pilihan yang terbaik. Anda juga wajib memperhatikan fitur pengembalian premi jika tidak terjadi klaim. Dengan kata lain, Anda tetap bisa mendapatkan bagian dari asuransi tersebut meskipun Anda bisa melunasi KPR hingga akhir.

  1. Asuransi Sakit Keras

Selain asuransi jiwa, dalam KPR, Anda juga bisa melindungi diri dengan asuransi penyakit keras atau critical illness plan serta cacat tubuh. Asuransi ini akan melindungi si peminjam bila ia mengalami salah satu dari dua kondisi tersebut asalkan si peminjam tidak bisa bekerja lagi.

Perlindungan yang diberikan oleh jenis asuransi yang satu ini adalah ia akan melunasi utang KPR yang masih tersisa. Bisa dibilang, asuransi sakit keras ini sama saja dengan asuransi jiwa. Hanya saja, yang membedakannya adalah waktu klaim. Bila asuransi jiwa baru bisa diklaim saat si peminjam meninggal dunia, asuransi sakit keras ini tidak.

Dengan adanya asuransi ini, maka peminjam ataupun keluarganya tidak perlu khawatir ataupun takut dikejar debt collector lagi. Sebab, pihak asuransilah yang akan melunasi sisa utang KPR asalkan selama sebelum sakit atau cacat, Anda melakukan pembayaran asuransi dan KPR dengan lancar dan tak ada yang tersendat.

  1. Asuransi Rumah

Selain dua asuransi tersebut, ada juga asuransi rumah yang bisa Anda ambil ketika mengambil KPR untuk rumah. Sesuai namanya, asuransi yang satu ini akan melindungi rumah Anda dari berbagai risiko yang bisa saja terjadi. Jadi, ia tidak melindungi Anda sebagaimana yang ada pada dua jenis asuransi sebelumnya.

Bisa dibilang, jenis asuransi yang satu ini adalah sebagai bentuk antisipasi bila terjadi musibah terhadap rumah yang Anda beli. Misalnya saja, terjadi kebakaran atau bencana alam yang membuat rumah Anda rusak.

Dengan mengambil asuransi ini, maka Anda akan terhindari dari kerugian finansial akibat musibah yang tak diinginkan. Sebab, pihak asuransilah yang akan menanggung semua biaya kerugian dan menggantinya pada Anda. Hal ini tentunya bisa sangat meringankan beban keuangan Anda dan pasangan terlebih setelah terkena musibah yang tak diinginkan.

Memang benar, Anda bisa wujudkan desain rumah yg bikin relax dengan ambil rumah KPR. Namun, bila tak diikuti asuransi, bisa jadi Anda sendiri kesulitan ke depannya. Meski harus bayar lebih mahal setiap bulannya untuk asuransi, namun percayalah, itu sebanding dengan perlindungan yang akan Anda dapat. Anda tak akan pusing lagi di kemudian hari.